Pada beberapa kasus, fitur Print and Document Services di Windows perlu diaktifkan secara manual, terutama saat:
- ingin menggunakan Internet Printing Client,
- menghubungkan printer melalui LPD/LPR protocol,
- melakukan konfigurasi printer jaringan,
- atau ketika fitur printing tertentu belum tersedia secara default.
Biasanya fitur ini dapat diaktifkan melalui Windows Features, namun untuk proses yang lebih cepat dan efisien, aktivasi dapat dilakukan menggunakan Command Prompt (CMD) melalui tool bawaan Windows yaitu DISM (Deployment Image Servicing and Management).
Pada artikel ini akan dibahas cara enable Print and Document Services via Command Prompt dengan mudah.'
Apa Itu Print and Document Services?
Print and Document Services adalah fitur bawaan Windows yang menyediakan layanan tambahan untuk kebutuhan printing, terutama pada jaringan.
Fitur ini meliputi:
- Internet Printing Client → mendukung printer berbasis web/network
- LPD Print Service → memungkinkan Windows menerima print job dari sistem Unix/Linux
- LPR Port Monitor → memungkinkan Windows mengirim print job ke printer/server berbasis LPR
Fitur ini sering digunakan di lingkungan:
- kantor,
- server print,
- laboratorium komputer,
- maupun integrasi printer lintas sistem operasi.
Metode 1: Enable Print and Document Services via CMD
Metode ini direkomendasikan karena cepat dan langsung mengaktifkan fitur yang dibutuhkan.
1. Buka Command Prompt sebagai Administrator
Tekan:
Windows + R
ketik:
cmd
Lalu tekan:
CTRL + SHIFT + ENTER
untuk membuka Run as Administrator.
2. Jalankan Perintah DISM Berikut
Masukkan satu per satu perintah berikut:
Enable Internet Printing Client
dism /online /Enable-Feature /FeatureName:"Printing-Foundation-InternetPrinting-Client" /NoRestart
Enable LPD Print Service
dism /online /Enable-Feature /FeatureName:"Printing-Foundation-LPDPrintService" /NoRestart
Enable LPR Port Monitor
dism /online /Enable-Feature /FeatureName:"Printing-Foundation-LPRPortMonitor" /NoRestart
Tekan Enter setiap selesai menjalankan satu perintah.
3. Tunggu Proses Sampai Selesai
Tunggu hingga muncul status:
The operation completed successfully
Artinya fitur berhasil diaktifkan.
Metode 2: Menggunakan File .BAT
Jika ingin proses lebih praktis, seluruh perintah di atas dapat dimasukkan ke dalam file .bat.
Contoh nama file:
enable_printing_features.bat
Isi file:
dism /online /Enable-Feature /FeatureName:"Printing-Foundation-InternetPrinting-Client" /NoRestart
dism /online /Enable-Feature /FeatureName:"Printing-Foundation-LPDPrintService" /NoRestart
dism /online /Enable-Feature /FeatureName:"Printing-Foundation-LPRPortMonitor" /NoRestart
pause
Langkah menjalankan:
klik kanan file .bat
pilih:
Run as administrator
Tunggu hingga proses selesai.
Metode ini sangat cocok untuk deployment ke banyak komputer.
Cara Verifikasi Fitur Sudah Aktif
Untuk memastikan fitur berhasil diaktifkan:
Masuk ke:
Control Panel > Programs > Turn Windows features on or off
Cari:
Print and Document Services
Pastikan seluruh fitur terkait sudah tercentang.
Kapan Fitur Ini Dibutuhkan?
Aktivasi fitur ini biasanya diperlukan saat:
- install printer jaringan gagal,
- printer LPR/LPD tidak terdeteksi,
- membutuhkan print server,
- menggunakan printer dari Linux/Unix,
- integrasi printer enterprise.
Kesimpulan
Mengaktifkan Print and Document Services melalui Command Prompt adalah cara tercepat dan paling efisien dibanding mengaktifkannya secara manual melalui menu Windows.
Dengan menggunakan DISM, fitur berikut dapat diaktifkan:
- Internet Printing Client
- LPD Print Service
- LPR Port Monitor
Metode ini sangat cocok untuk administrator IT yang ingin mempercepat konfigurasi printer pada Windows.