Fitur Hotspot pada MikroTik RouterOS memungkinkan administrator jaringan membuat sistem autentikasi pengguna sebelum dapat mengakses internet.
Saat user terhubung ke jaringan hotspot, mereka akan diarahkan ke login page untuk memasukkan username dan password.
Artikel ini membahas cara membuat hotspot Mikrotik hingga halaman login berhasil muncul.
Apa Itu Hotspot Mikrotik?
Hotspot adalah fitur captive portal pada Mikrotik yang digunakan untuk:
- autentikasi pengguna
- pembatasan akses internet
- manajemen user
- monitoring koneksi
Sering digunakan pada:
- sekolah
- kantor
- café
- hotel
- RT/RW Net
Persiapan Sebelum Konfigurasi
Pastikan:
- router Mikrotik sudah terhubung internet
- sudah bisa login melalui Winbox
- tentukan interface LAN untuk hotspot
Contoh:
- ether1 = internet
- ether2 = hotspot
Langkah Konfigurasi
Setting Page Login
1. Akses Router Mikrotik Anda menggunakan Winbox, masuk pada menu IP > Hotspot > Hotspot Setup.
2. Hotspot Interface
Tentukan interface mana yang akan kita gunakan sebagai jaringan hotspot. Contoh, saya menggunakan ether2, sedangkan ether1 digunakan sebagai internet access (IP Public). Next
3. Local Address of Network
Masukan IP Address yang akan digunakan untuk jaringan Hotspot Anda.
Contoh:
10.10.10.1/24
jangan lupa checklist pada masquerade network. Next
4. Address Pool of Network
Masukan range IP Address yang nantinya akan didapatkan user ketika terhubung dengan jaringan Hotspot kita.
Contoh:
10.10.10.10 - 10.10.10.254
Next
5. Select Certificate
Biarkan default none. Next
6. IP Address of SMTP Server
Pada kolom ini bisa dikosongkan, karena kita tidak menggunakan SMTP Server. Next
7. DNS Server
Masukan DNS Server sesuai ISP yang Anda gunakan, atau dapat menggunakan:
8.8.8.8
8.8.4.4
Contoh, saya menggunakan DNS lokal sendiri:
192.168.99.99
Next
8. DNS Name
Opsional, bisa diisi atau dikosongkan. Next
9. Name of Local Hotspot User
Masukan username dan password untuk login ke jaringan Hotspot Mikrotik.
(kita dapat menambahkan user lainnya di menu IP > Hotspot > Users) Next
10. Selesai
Selanjutnya untuk melakukan testing, buka browser lalu ketik pada Address Bar IP Local Hotspot (ether2) yang telah dibuat tadi.
Contoh:
10.10.10.1
Hasil Setelah Setup
Jika konfigurasi berhasil:
- user akan diarahkan ke halaman login hotspot
- diminta memasukkan username/password
- setelah login, internet dapat digunakan
Menu Tambahan yang Bisa Dikonfigurasi
Setelah hotspot aktif, kamu bisa lanjut ke:
- IP > Hotspot > Users → tambah user
- User Profiles → limit bandwidth
- Server Profiles → ubah nama hotspot
- Files > hotspot → custom login page
Troubleshooting
Jika login page tidak muncul:
- cek DNS
- pastikan NAT aktif
- clear cache browser
- disable/enable hotspot server
Kesimpulan
Dengan fitur Hotspot Mikrotik, administrator dapat membuat sistem login internet dengan mudah tanpa software tambahan.
Fitur ini sangat cocok untuk jaringan publik maupun internal perusahaan.
Tips Tambahan
- gunakan username unik
- ubah tampilan login page agar lebih profesional
- backup konfigurasi setelah selesai
- dokumentasikan IP hotspot
