Selain menggunakan GUI seperti Winbox atau WebFig, Mikrotik juga dapat dikonfigurasi melalui terminal (CLI). Metode ini biasanya digunakan untuk pembelajaran dasar networking atau kebutuhan konfigurasi yang lebih cepat dan efisien.
Berikut adalah contoh konfigurasi dasar menggunakan perintah terminal di Winbox.
Konfigurasi Dasar via Terminal
Masuk ke Winbox → pilih New Terminal, kemudian masukkan perintah berikut:
- Ip address add address = 114.30.82.85/27 netmask = 255.255.255.224
interface = ether1(tergantunng colokan kabel LAN nya) disable = no
- Ip address add address=192.168.2.1/25 netmask = 255.255.255.128
interface = ether2(tergantunng colokan kabel LAN nya) disable = no
- Ip DNS set servers = 114.30.82.90,114.30.80.34 allow > yes
Cek Konfigurasi IP
Untuk memastikan IP sudah berhasil ditambahkan, gunakan perintah:
# Untuk mengecek sudah tersetting tidaknya ip tadi ketik "ip address print"
Setting DNS
- Ip DNS set servers = 114.30.82.90,114.30.80.34 allow > yes
Setting NAT
- Ip firewall nat add chain= srcnat src-address=192.168.2.0/25 (gtw ip ether2)
protocol = tcp action = masquerade
Setting Gateway
- Ip route add gateway=114.30.82.65
Perintah Tambahan
- Untuk reset winboxnya ketik "system reset y"
- Untuk shutdown winboxnya ketik "system shutdown y"
- Untuk restart winboxnya keyik "system reboot y"
Penjelasan Singkat
- IP Address digunakan untuk mengatur jaringan internal dan eksternal
- DNS digunakan untuk menerjemahkan domain menjadi IP
- NAT berfungsi agar jaringan lokal dapat mengakses internet
- Gateway adalah jalur utama menuju jaringan luar (internet)
Kesimpulan
Konfigurasi Mikrotik melalui terminal memberikan kontrol yang lebih langsung dan efisien. Meskipun terlihat lebih teknis, metode ini sangat penting untuk dipahami terutama bagi yang ingin mendalami jaringan secara lebih serius.
Tips Tambahan
- Gunakan terminal untuk konfigurasi cepat
- Pastikan tidak salah penulisan command
- Gunakan fitur copy-paste untuk menghindari error
- Pelajari perintah dasar Mikrotik secara bertahap
